default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Eks Menpora Roy Suryo Sebut Dana Hibah KONI Rawan Dikorupsi

Eks Menpora Roy Suryo Sebut Dana Hibah KONI Rawan Dikorupsi
Peristiwa Nasional
Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo saat dikonfirmasi suaraindonesia.co.id di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menyebut, bahwa dana hibah KONI dari Kemenpora memang rawan dikorupsi. 

Ia mengungkapkan pengalamannya saat menjabat sebagai Menpora. Roy mengatakan, ia pernah mendengar saran negatif tentang pengelolaan dana hibah KONI.

"(Dana hibah KONI) memang sangat rawan (korupsi). Saya cerita ketika zaman saya. Setiap tahun itu selalu ada penganggaran untuk KONI. Anggarannya memang kita tergantung dari usulan yang ada dan dari pagu yang sudah ada dari pemerintah," kata Roy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Roy juga mengaku sempat mendengar saran agar dana hibah KONI tidak langsung dicairkan dan diserahkan. Roy menyebut kalau anggaran KONI bisa 'diputar'.

"Nah memang, terus terang saja, banyak juga suara yang saya dengar, saya kan dulu menggantikan Mas Andi (Andi Mallarangeng) kan, katanya, 'ini menteri baru bego amat, kaya gitu (dana hibah) kan sebenarnya bisa diputar dulu, Pak', begitu," terang Roy.

"Misalnya ditahan dulu, kan lumayan, sebelum gitu (dicairkan) kan nggak ngurangi duitnya aja udah lumayan bunganya," imbuhnya.

Namun Politisi Partai Demokrat itu mengaku tidak melakukan hal tersebut. Dia mengklaim selalu langsung menyerahkan ke KONI ketika dana hibah bisa dicairkan.

"Ya boleh ditanyakan, ke kantor Kemenpora saya langsung kasih saat itu meskipun kemudian muncul suara-suara, suara gaib mengatakan, 'ini bego amat'. Tetapi saya bilang itu bukan hak kita, itu memang harus diserahkan," tutur Roy.

Diketahui, Menpora Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap dana hibah KONI. Roy prihatin dengan kondisi Imam.

"Sekali lagi saya sangat prihatin dan sangat menyayangkan itu terjadi. Apalagi melihat prestasi olahraga, saya objektif ya, di tangan junior saya ini, di tangan Cak Imam ini agak lumayan," tutup nya.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar